1. Pengendalian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi

    Penyebab utama kecelakaan kerja yaitu rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan industri dan masyarakat. Selama ini penerapan K3 seringkali dianggap sebagai beban biaya, bukan sebagai investasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja (Sinar Harapan.Co, 2019). Padahal, apabila penerapan K3 diaplikasikan dengan baik dan benar pada seluruh aspek Pembangunan Infrastruktur, banyak keuntungan yang dapat diperoleh. Artikel ini membahas pentingnya menjaga budaya dan melaksanakan praktik K3, serta manfaat yang didapat dari pelaksanaan K3.

    Baca selengkapnya
  2. 4 Manfaat Penggunaan Perancah/Scaffolding/Steger dalam Konstruksi atau Perbaikan Bangunan dan Rumah

    Artikel kali ini akan membahas manfaat-manfaat yang didapat dengan menggunakan perancah pada konstruksi ataupun perbaikan bangunan, termasuk rumah tercinta anda. Diharapkan pembaca dapat memahami manfaat tersebut sehingga dapat meningkatkan efektifitas kerja dan juga keselamatan pekerja.

    Baca selengkapnya
  3. Jalan yang Anda Lalui Bergelombang? Yuk Cari Tahu Cara Mengukur Kerataan Jalan

    Seringkali ketika kita berkendara, sesekali akan mengalami guncangan yang mengakibatkan ketidaknyamanan. Salah satu penyebab guncangan tersebut adalah ketidakrataan jalan. Nah, artikel kali ini akan membahas ketidakrataan jalan. Definisi kerataan jalan, bagaimana harusnya kerataan jalan didesain, hingga bagaimana cara mengukur kerataan jalan akan dibahas tuntas.

    Baca selengkapnya
  4. Mengenal Bronjong atau Gabion dan Penggunaan Sebagai Penahan Longsor dan Elemen Arsitektural

    Artikel kali ini membahas material yang digunakan pada bronjong, keunggulan dan kekurangan bronjong, serta contoh penggunaan bronjong sebagai penahan longsor dan juga sebagai elemen arstiektural.

    Baca selengkapnya
  5. Uji Kelendutan Perkerasan dengan Alat Portabel Light Weight Deflectometer (LWD)

    Portabel Light Weight Deflectometer (LWD) juga dikenal sebagai Light Falling Weight Deflectometer (Light FWD). Perangkat portabel LWD pertama kali dikembangkan di Jerman untuk mengukur modulus dinamis dari tanah. Biasanya, modulus digunakan untuk mengevaluasi tingkat pemadatan di bawah tanah. LWD cocok untuk digunakan untuk memeriksa kualitas pemadatan pada perkerasan jalan, permukaan tanah, tanggul dan tanah timbunan.

    Baca selengkapnya
Halaman